Sampe sana kita di sambut oleh NGO lokal, namanya Amsif. tidur bentar, ashar, sholat dan minum kopi tubruk. kacau kali kopinya, masa' gak di saring.... tapi keren... biz tuh kami pindah penginapan yang gak jauh dari tempat sekret panitia acara. di rumah itu kami Gladi bentar. mandi
sesampai di acara (Wahana Budaya Aceh di desa lageun) kami di kasih ruang khusus untuk kami, layaknya artis kami di foto-foto dan di shooting... tidak ada satupun diantara kami yang berkutik ( mati kutu, silent habis, sangking groginya)... eh eh gempa, ntar ya.... dah siap gempanya. cerita lagi.
jadi malamnya tampil trus, pas waktu di huzat nya Mati Lampuuuuuu aaaaaaaaahh... kacau, asek satu dan asek empat di dalam gelap, luar biasa ( padahal dah salah-salah hana meuho lee). kami bawa dua lagu. penontong kecewa. jadi minta ulang. mana dah jam 12 malam lagi, rintik rintik hujan lagi, sakit lagi , mumang pokonya komplit...
karena masalah tuh, teman2 yang lain terpaksa tidur di penginapan tsb di tambah lagi mati lampu. jadi karena dah janji, bang gunar dan si is pergi ke rumah sepupuinya nginap disana.
selama perjalanan, bang gunar liat laut jam 12:30. sungguh mengerikan, dengan dan gelap luar biasa pluus hujan. tapi banyak sinar di tengah laut, gak tau sinar apa.
OK besok paginya kami pulang dan foto foto, di puncak geurute kami banyak uga foto foto... sampai akhirnya sampai rumah amiinn...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar